Berbagai pameran dan kegiatan seni telah dilaksanakan di museum, galeri, dan art shop. Antara lain: Pameran Tunggal H Widayat dalam rangka Pembukaan Museum H. Widayat 30 April 1994, Pameran Patung Outdoor/Indoor dalam rangka Ulang Tahun Museum ke-I 30 April 1995,…
Sertifikasi di Museum H. Widayat dimaksudkan sebagai tindakan preventif untuk pencegahan pembajakan, menghindari pemalsuan karya H. Widayat, maka museum H. Widayat mengeluarkan sertifikat yang menyertai lukisan atau karya yang terjual. Dengan metode pengamanan yang canggih diharapkan para pecinta seni/kolektor tidak…
Selain aspek keindahan bangunan, yang menjadi perhatian H. Widayat adalah keindahan lingkungan dimana bangunan-bangunan tersebut berada dan menyatu. Lanskap tanaman tropis lengkap dengan aneka macam jenis tanaman, burung dan juga unggas menunjang dan memberikan suasana asri yang sekaligus terasa menyatu…
Bangunan terakhir yang melengkapi komplek Museum H. Widayat adalah rumah joglo yang diberi nama Art Shop Hj. Soemini yang didirikan sebagai penghormatan atas jasa istri Hj. Soemini. Pendirian bangunan art shop Hj. Soemini ini, diarsiteki oleh Ir. Agung Wijanarko yang…
Galeri Hj. Soewarni ini diresmikan pada 20 Maret 1999 oleh Rektor Institut Seni Indonesia, Prof. DR. I Made Bandem. Pembangunan galeri seni yang diberi nama Hj. Soewarni adalah sebagai penghormatan atas jasa istri pertamanya, dimulai pembangunannya pada tahun 1997. Bangunan…
Untuk mendukung kinerja pengurus museum, Direktur akan bekerjasama dengan Dewan Kurator dalam perumusan kebijakan atau program kerja Museum H. Widayat, baik itu yang bersifat jangka pendek ataupun jangka panjang. Dewan kurator Museum H. Widayat terdiri dari Dr. Oei Hong Djien,…